tugas UAS Etika Bisnis

Assalamualikum WR WB,


Bu Ayu, tugas UAS ETIKA BISNIS Kami berjudul ” PENDEKATAN FILSAFAT MORAL TERHADAP PERILAKU PEBISNIS KONTEMPORER” dengan pengarang L. SINUOR YOSEPHUS.


BAB I

  1. Etika : Hakikat dan Tujuan

Pada tataran umum, merumuskan atau mendeskripsikan hakikat etika bisnis adalah identik dengan menegaskan bahwa secara esensial etika memang memiliki tujuan tertentu. 


a. Hakikat Etika dan Moral

Kata etika berasal dari kata Yunani ethos (tunggal) yang berarti adat, kebiasaan, watak,akhlak,sikap, perasaan, dan cara berfikir.

Bentuk jamaknya ta etha. Sebagai bentuk jamak dari ethos, ta etha berarti adat-kebiasaan atau pola pikir yang dianut oleh suatu kelompok orang yang disebut masyarakat atau pola tindakan yang dijunjung tinggi dan dipertahankan oleh masyarakat tertentu.

Di atas dasar inilah, norma dan nilai patut dipertahankan , dijunjung tinggi, dan dikembangkan. Dengan kata lain, dipertahankan-tidaknya suatu norma dalam masyarakat sangat tergantung pada nilai pramatis dari norma tersebut. Pada aras ini, norma memang tidak bisa dipisahkan dari nilai. Namun, bagaimana caranya mempertahankan dan menjunjung tinggi suatu norma moral dalam masyarakat?

                   Suatu norma dipertahankan karena bernilai bagi masyarakat penganutnya. Oleh karena bernilai, norma tersebut tentu akan terus dipertahankan. Caranya? Biasanya diwariskan secara turun – temurun baik secara lisan maupun secara tertulis. Oleh karena benar dan baik, norma yang dipertahankan itu dijadikan sebagai patokan untuk mengukur dan menilai tindakan atau perilaku seseorang bahkan orang yang berperilaku itu sendiri.


b. Tujuan Etika


  1. Membantu kita untuk mampu mengambil sikap yang tepat pada saat menghadapi konflik nilai.
  2. Membantu kita untuk mengambil sikap yang tepat dalam menghadapi tranformasi di segala bidang kehidupan sebagai akibat modernisasi.
  3. Memampukan kita untuk selalu bersikap kritis terhadap berbagai ideologi baru.
  4. Khusus untuk para mahasiswa. Dengan sedikit berorentasi futurisktik, saya ingin menegaskan bahwa etika sangat berguna bai para mahasiswa dalam kapasitas mereka sebagai anggota komunitas intelektual. 

2. Metode dan Jenis Etika 


a. Metode Etika 

Tentang metode etika belum ada kesepakatan final diantara para filsufetikawan. Walaupun demikian, rupanya para filsuf dan etikawan kontemporer cenderung mengakui bahwa metode kritis dan sistematis adalah dua metode yang paling umum diterapkan dalam semua aliran etika.

Metode atau cara kerja etika yang pertama adalah metode kristis. Ciri khas metode kritis – etis nampak jelas dalam pertanyaan khas sehubungan dengan realitas moral, yakni adat – istiadat, kebiasaan, nilai dan norma moral yang sudah lama dianut oleh masyarakat. 


b. Jenis – jenis Etika 

Wacana tentang jenis – jenis etika pada dasarnya identik dengan analis tentang pendekatan – pendekatan ilmiah terhadap tingkah dan tindakan manusia dalam bingkai moralitas. Sampai saat ini umumnya disepakati oleh para filsuf-etikawan perihal adanya tiga jenis pendekatan ilmiah terhadap perilaku moral manusia sebagai tiga jenis etika. Ketiga pendekatan tersebut tiada lain adalah pendekatan desktiptif (etika deskriptif), pendekatan normatif (etika normatif), dasn pendekatan metaetik atau metaetika.


3. Etika Filsafat Moral

Dengan mengatakan bahwa etika identik dengan filsafat moral adalah persis sama dengan menegaskan bahwa pada hakikatnya etika  merupakan ilmu.

4. Dimensi – dimensi Etika 

Dimensi/ Segi Tinjau.

Indikator  (baik/tepat secara moral).

Deontologis (Immanuel Kant).

  • Keharusan teknis (Pakai mobil-isi bensin).
  • Keharusan pragmatis (supaya gaji tidak dipotong, jangan bolos bekerja).
  • Keharusan bersyarat (imperatif hipotesis).
  • Keharusan tanpa syarat (imperatif kategoris).
  • Wajib dilakukan karena pihak lain berhak untuk itu (hak – kewajiban).

 Teleologis (telos = tujuan)

  • Berguna bagi pelaku (egoisme etis)
  • Berguna bagi semua orang yang terkena dampkanya (universalisme etis).

 Keadilan (tribuere quique suum).

  • Tertuju kepada orang lain.
  • Wajib ditegakkan.
  • Menuntut persamaan.

 Keutamaan (arete/virtue

  •  Kebijaksanaan
  • Kejujuran
  • Keadilan
  • Kepercayaan
  • Sportivitas
  • Keuletan(keberanian moral)
  • Keramahan


  • Loyalitas
  • Hormat
  • Rasa malu
  • Otentisitas
  • Kebebasan
  • Tanggung jawab
  • Kepedulian 
  • Realistik

 

5. Etika, Moralitas, dan Etiket

Etiquette atau etiket (Indonesia) adalah norma sopan santu. Seperti halnya posisi etika terhadap moralitas, demikian juga posisi etika terhadap etiket atau norma sapan santun.


6. Etika, Moralitas, dan Agama 


persoalan lain yang juga dikemukakan di sini adalah hubungan di antara etika, moralitas, dan agama. Adakah hubungan diantara etika, moralitas dan agama. Adakah hubungan diantara etika, moralitas, dan agama? jawabnya adalah ada. ” Agamaku melarang melakukan korupsi” atau ” korupsi adalah perbuatan melanggar norma agama” paling kerap dipakai sebagai alasan untuk tidak melakukan korupsi.


BAB II

  • pengantar

Bisnis Kontemporer, jika dicermati secara saksama nampak sebagai suatu realitas yang teramat kompleks. Kompleksitas bisnis tidak bisa dipahami secara terpisah dari masyarakat yang pada dirinya sendiri juga memliki struktur sangat kompleks.

  1. Hakikat Bisnis

Secara hakiki, bisnis merupakan urusan khas manusia. Sebagai urusan khas manusia, bisnis menjaring semua orang tanpa terkecuali.

Salah satu unsur penciri manusia adalah keinginan. Pada taraf yang lebih kuat keinginan akan berubah menjadi hasrat yang selanjutnya akan meninggi menjadi nafsu jika hasrat tak terpenuhi.

Salah satu keinginan manusia adalah menjadi lebih baik secara ekonomis. Dari hari ke hari, manusia selalu dirangsang oleh keinginan untuk menjadi lebih baik dalam segi ini.

Bisnis lahir dari dalam inti kesendirian manusia, dari keinginan untuk sekadar bertahan hidup dan meningkat menjadi the haves dari segi ekonomis.

a. Bisnis sebagai Entitas Korporatif

           Perusahaan, organisasi bisnis, atau korporasi merupakan istilah  – istilah khas yang dipakai untuk menjelaskan bisnis sebagai suatu entitas.

Semuanya menunjukkan hakikat bisnis sebagai aktivitas yang kurang lebih terstruktur. Istilah “korporasi”dengan cukup jelas memerlihatkan hal ini. Corporate (Inggris) atau korporasi sesungguhnya diasalkan dari bahasa Latin “corpus” yang berarti badan atau tubuh.

Sebagai corpus atau tubuh, bisnis memiliki kepala yang tiada lain adalah pemimpin perusahaan, termasuk para manajer. Seperti halnya kepala manusia yang terdiri dari mata, telingga, hidung, mulut, dan otak sebagai bagian terpending dari kepala, demikian halnya manajemen dalam konteks bisnis. Bisnis tentu harus memiliki visi (mata) dengan implikasi konkret, para manajer haruslah orang-orang yang berorientasi dan berwawasan masa depan. Mereka adalah future oriented dan forward looking person. Sebagai pimpinan suatu organisasi bisnis mereka juga semestinya peka terhadap semua informasi dan perubahan – perubahan yang terjadi, khususnya yang berhubungan dengan kecenderungan – kecendurungan masyarakat sehingga dapat menciptakan peluang bisnis dan mampu memergunakan peluang tersebut (telingga). Mereka juga dituntut agar dapat mengomunkasikan keungulan – kengulan mereka melalui kiat – kiat strategi pemasaran yang memadai serta mengulirkan bentuk – bentuk promosi yang tepat sehingga mampu merebut minat minta pelanggan dan pemasok (mulut).

                           Selain kepala dan semua yang termasuk dalam wilayah kepala (para manajer), juga bahu kelar dan kokoh yang tiada lain adalah sekuritas yang bertugas tidak hanya untuk menompang melainkan juga untuk memperkuat kepala. Semuanya tentu akan menjalankan fungsi pengamanannya dengan baik jika didasarkan atas perintah kepala yang berkemampuan intelektual, emosional, dan spritual yang tinggi. Namun, semua tugas praktis tentu tidak dapat dijalankan oleh sang kepala bahu. Adalah kaki dan tangan tubuh besar yang menjadikan tubuh besar itu sungguh – sungguh operasional dan dinamis. Mereka adalah karyawan dan karayawati yang melaksanakan peran dan fungsi kunci dalam sebuah bisnis.

 


b. Bisnis sebagai Kegiatan Bersasaran.

          Mengatakan bisnis merupakan kegiatan yang kurang lebih terstruktur sesungguhnya identik dengan menegaskan bahwa bisnis merupakan urusan atau kegiatan yang bertujuan atau bersasaran. Tujuan atau sasaran bisnis tidak dapat dipisahkan dari kodrat manusia yang selalu berkeinginan atau berhasrat untuk menjadi lebih baik dalam berbagai aspek dan segi kehidupan. Pada aras ini, tujuan bisnis adalah melipatgandakan keuntungan atau memaksimalkan profit. Dasar pijaknya adalah bahwa bisnis tidak dapat dipisahkan dari kenyataan hidup konkret manusia. Jadi, bisnis merupakan kegiatan bersasaran. Sasarannya adalah kehidupan yang lebih baik dan sejahtera di masa depan.


c. Bisnis sebagai Kegiatan Relasional.

                Setiap bisnis atau usaha, apapun bentuk dan skalanya selalu memiliki keterarahan kepada maksimalisasi keuntungan sebagai tujuan utamanya.Penegasan seperti ini merupakan indikasi konkret bahwa bisnis tidak bisa terlaksana tanpa keterlibatan pihak – pihak lain, paling kurang adalah pihak yang memproduksi atau menyediakan barang dan jasa serta ada pula orang yang menikmati barang dan jasa yang disediakan itu atau yang lazim disebut dalam ilmu ekonomi sebagai konsumen atau pelangan.

Atas dasar inilah teori – teori khas dalam dunis bisnis, seperti stakeholders, shareholders, dan stockholder theories dibangun.

Tentang relasi bisnis, ada relasi secara langsung dan ada juga relasi tidak langsung. 

Kedua jenis relasi itu dalam wacana bisnis disebut jejaring atau jaring – jaring bisnis.


d. Bisnis sebagai Sarana Pengembangan Diri.


Simon Webley dalam Peter W.F. Davies (1997: 65) menegaskan Peran suatu organisasi bisnis, apapun ukurannya dapat dijelaskan dalam relasinya dengan organisasi bisnis-organisasi bisnis yang lain dan melalui perilaku semua yang terjaring dalam organisasi profit-orientied tersebut, misalnya perlakuan manajemen terhadap pekerja (internal) dan terhadap konsumen (eksternal)

     Mengatakan bahwa setiap organisasi bisnis selalu berorientasi kepada miximizing profit, memang tidak keliru, namun hal itu sama sekali tidak berarti bahwa keuntungan adalah segala – galanya. Titik tolaknya adalah keinginan dan hasrat semua orang, termasuk para pebisnis untuk menjadi lebih baik.

Seorang pebisnis sejati ingin membangun dan terus mengembangkan usahanya sedemikian rupa sehingga kokoh dan tahan terhadap segala jenis badai global yang tak kenal ampun.


2. Dimensi – dimensi Bisnis.


a. Dimensi Sosial Bisnis.

Sebagai aktifitas sosial, bisnis dicirikan oleh beberapa hal berikut sebgai indikator – indikatornya: 


  1. Melibatkan paling kurang dua pihak.
  2. Selalu dilakukan dengan atau atas pamrih tertentu.
  3. Posisi kepentingan semua pihak setara.

b. Dimensi Hukum

Dimensi hukum didasarkan pada aspek khusus bisnis yang bersifat normatif. Maksudnya, setiap bisnis, apapun jenis dan ukurannya selalu terikat pada hukum dan peraturan tertentu.


c. Dimensi Moral.

 

 Dimensi

 Indikator

 Sosial

  • Other Directedness.
  • Melibatkan paling kurang dua pihak.
  • Demi tujuan tertentu.
  • Menguntungkan semua pihak.

 Ekonomis

  • Profit Orientied
  • Efisiensi dalam proses
  • Produktivitas
  • Biaya produksi rendah
  • Harga produk bersaing
  • Kualitas produk dan pelayanan prima

 

 Hukum / Yuridis

  •  Didasarkan atas hukum
  • Tidak memanfaatkan loopholes of the law untuk kepentingan diri sendiri
  • Tunduk kepada semua peraturan yang berlaku

 Moral

  • Dilandaskan pada nilai keadilan
  • Didasarkan pada nila kejujuran
  • Kesetaraan secara bertanggung jawab 

 


3. Tujuan Bisnis.

a. Keuntungan sebagai Satu – satunya Tujuan Bisnis.

Melipatkan nilai – nilai pemilik perusahaan melalui penjualan barang / jasa.

 

b. Good Ethic – Good Business.

Pada tataran ini, etika merupakan penentu keberhasilan suatu bisnis. Namun, bukan karena mau memenangkan kompetisi bisnis, atau juga bukan karena mau berhasil meraup keuntungan yang berlipat ganda seseorang pebisnis harus berperilaku moral. Hal ini berarti dia hanya mau menjadi seorang yang jujur, adil, dan bertanggung jawab kalau dia ingin menjadi kaya.

 

” Catatan” : sebagai catatan untuk bab ini akan saya paparkan ” nama baik” sebagai salah satu patokan dalam berbisnis secara etis.

adalah Marcus Tullius Cicero (106-43sM) yang pertama kali menggaskan hal ini. Menurutnya, “momen est omen” atau nama identik dengan nama  si pemilik. Seluruh kepbribadian si pemilik nama terwakili dalam nama tersebut.

                   Dalam bisnis kontemporer, para pebisnis dapat dikategorikan berdasarkan kedua gagasan di atas.

Dengan demikian, menurut Aristoletes, nama baik atau harga diri merupakan hal yang paling unggul dan paling utama dari seseorang. Keunggulan atau keutamaan harga diri atau nama baik terletak pada sarana – sarana yang dipakai untuk menjaganya. Sarana-sarana yang bernilai karena menghasilkan sesuatu yang berharga dalam diri setiap orang itu tiada lain adalah virtue ethic atau keutamaan – keutamaan moral. Di sini-lah semestinya gagasan tentang berbisnis secara moral itu ditempatkan.



Terima kasih 

Aliyah(01108015)

 

 

 

 

 

 









tugas iklan pt indofood

Assalamualaikum Bu Ayu , Kami (Aliyah Dan Ima Ismilian) mempersembahkan tugas etika bisnis dengan judul ” PT Indofood ” . Berikut ulasan kami , PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (dahulu PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Gizindo Primanusantara, PT Indosentra Pelangi, PT Indobiskuit Mandiri Makmur, dan PT Ciptakemas Abadi) (IDX: ICBP) merupakan produsen berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 oleh Sudono Salim dengan nama Panganjaya Intikusuma yang pada tahun 1994 menjadi Indofood. Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa. Produk Utama : * Indomie * Pop Mie * Sarimi * Supermi * Mie Telur Cap 3 Ayam * Pop Bihun * Cheetos * Chiki * Jet-Z * Lays Potato Chips * Chitato Potato Chips * Qtela Cassava Chips * Indomilk * Cap Enaak * Tiga Sapi * Indoeskrim * Kremer * Crima * Nice Yogurt * Orchid Butter * Kecap Indofood * Sambal Indofood * Promina * SUN * Piring Lombok * Bumbu Kaldu Indofood * Bumbu Instan Indofood * Bumbu Racik Indofood * Bimoli * Simas Palmia * Happy Salad Oil * Bogasari * La Fonte * Trenz * Bim-Bim * Canasta * Maggi * Quaker Oats * Fruitamin * Tekita Anak Perusahaan : * PT Indofood Fritolay Makmur (joint venture dengan PepsiCo) * PT Nestlé Indofood Citarasa Indonesia (joint venture dengan Nestlé) * PT Indolakto * PT PepsiCola Indobeverages (joint venture dengan PepsiCo) * PT Sari Incofood Corporation (joint venture dengan Incofood Corporation) * PT Quaker Indonesia (joint venture dengan Quaker Oats Company) * PT Surya Rengo Container Menurut saya , 1. Sangat dominan dalam dunia persaingan diantaranya untuk produk. Karena perusahaan ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat iklan ini sangat beretika dalam mempromosikan produknya di masyarakat. 2. Produknya dikonsumsi oleh menengah ke bawah karena harganya yang relative murah dan bisa dijangkau oleh semua masyarakat Terima kasih Bu Ayu Aliyah(01108015) dan Ima Ismilia (01108039) http://id.wikipedia.org/wiki/Indofood_Sukses_Makmur http://www.indofood-bumbu.com/

tugas journal ethic

Assalamualikum WR WB,


Bu Ayu, tugas ETIKA BISNIS ” Journal Ethic” 

 

International Journal of Ethics

 

 

Journal Editors: Columbus, Frank Coordinating Editor


Journal Description:
The International Journal of Ethics is a refereed journal that includes within its scope theoretical and applied issues including ethical theory, as well as moral, social, political, and legal philosophies. Applications include: biology and medicine, business, education, environment, government, mass media, science, agriculture and food production, and religion. IJoE subsumes the International Journal of Politics and Ethics.

Please click on a Volume – Issue to purchase separately.

 

Ch 1 Human Germline Genetic Modification – A Utilitarian Bioethical Perspective (Kevin R. Smith, University of Abertay, Dundee)
Ch 2 Fetuses with Neural Tube Defects: Ethical Issues and Decisions at the Individual, Institutional, and Societal Level and Some Evaluations from Turkey (Hanzade Dogan, Istanbul University, Turkey and Serap Sahinogly, Ankara University, Turkey)
Ch 3 Ethical Dilemmas in Antenatal Care (Tim Reynolds, Queen’s Hospital, UK)
Ch 4 The Badness of Discrimination (Kasper Lippert-Rassmussen)
Ch 5 Codes of Ethics for Persons in Marketing and Selling: What To Do, What Not To Do (Edward J. O’Boyle, and Lyndon E. Dawson, Jr., Mayo Research Institute, Louisiana, U.S.A.)
Volume 4 Issue 3 (International Journal of Ethics) $50.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 4 Issue 3
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 4 Issue 3
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 4 Issue 3
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/IJoE-4 3-Outside-Cover-wbcv.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/IJoE-4 3-Outside-Cover-wbcv.jpg” border=”0″ alt=”Volume 4 Issue 3″ title=” Volume 4 Issue 3 ” width=”128″ height=”197″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

Ch 1 Kierkegaard’s Solutions to Three Metaethical Problems (Susan Anderson) pp. 199-205

 

Ch 2 Organizational Ethics and Organizational Outcomes: A Structural Equation Model Analysis (Hian Chye Koh and El’fred Hian Yong Boo) pp. 207-225

Ch 3 Human Rights and Psychology Ethics Codes in Argentina (Andrea Ferrero) pp. 227-233

Ch 4 Regulation of Broadcast Indecency: Background and Legal Analysis
(Angie A. Welborn and Henry Cohen) pp. 235-259

Ch 5. Leadership and the Sense of Cooperation within Business Corporations: How the 19th and the 20th Century Literature (Dostoïevsky, Proust, Woolf)

 

Volume 4 Issue 4 (International Journal of Ethics) $50.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 4 Issue 4
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 4 Issue 4
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 4 Issue 4
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/IJoE-4 4-Outside-Cover-wbcv.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/IJoE-4 4-Outside-Cover-wbcv.jpg” border=”0″ alt=”Volume 4 Issue 4″ title=” Volume 4 Issue 4 ” width=”129″ height=”197″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

1. Leadership: Psychological Influences and Applications (Sandra Speedy, Debra Jackson and Sally Borbasi) pp. 273-314

2. Child Labor and Democracy as a Cultural Practice (Richard J. Klonoski) pp. 315-337

3. The Involvment of Political Leadership in Conflict Resolution (Yair Amichai-Hamburger, Jona M. Rosenfeld and Baruch Ovadia) pp. 339-349

4. Chinese University Diploma: Can its International Image be Improved?
(Niu Qiang) pp. 351-376

5. Ethical Issues Raised by Technological Change: How Should Managers Respond? (William P. Cordeiro) pp. 377-389

6. Donating Life: Ethical Reflections Over Donation of and Payment for Sperm, Eggs and Embryos (Kirsten Hansen and Thomas Søbirk Petersen) pp. 391-401

Volume 5 Issue 1-2 (International Journal of Ethics) $100.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 5 Issue 1-2
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 5 Issue 1-2
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 5 Issue 1-2
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/IJoE-5-1-2-wbcvr.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/IJoE-5-1-2-wbcvr.jpg” border=”0″ alt=”Volume 5 Issue 1-2″ title=” Volume 5 Issue 1-2 ” width=”129″ height=”197″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

1. Universalism: A Contractarian Strategy for Resolving Human Rights Conflicts (Eugene Rice)pp. 1-15

2. Ethical Reflections Concerning Ultrasound Screening During the First Trimester of Pregnancy (Berit Støre Brinchmann)pp. 17-28

3. Human Rights and Psychology Ethics Codes in Argentina (Andrea Ferrero)pp. 29-35

4. Leadership and the Sense of Cooperation Within Business Corporations: How the 19th and 20th Century Literature (Dostoïevsky, Proust and Woolf ) can be Helpful? (Michel Dion)pp. 37-50

5. Organizational Ethics and Organizational Outcomes: A Structural Equation Model Analysis (Hian Chye Koh and El’fred Hian Yong Boo) pp. 51-67

6. The Badness of Discrimination (Kasper Lippert-Rasmussen)pp. 69-88

7. Codes of Ethics for Persons in Marketing and Selling: What to Do and What Not To Do (Edward J. O’Boyle and Lyndon E. Dawson Jr.)pp. 89-110

8. Relativism and Situationalism: An Empirical Investigation of Ethical Decision Making (Chiquan Guo and John Fraedrich)pp. 111-127

Volume 5 Issue 1-2 (International Journal of Ethics) $100.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 5 Issue 1-2
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 5 Issue 1-2
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 5 Issue 1-2
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/IJoE-5-1-2-wbcvr.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/IJoE-5-1-2-wbcvr.jpg” border=”0″ alt=”Volume 5 Issue 1-2″ title=” Volume 5 Issue 1-2 ” width=”129″ height=”197″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

1. Universalism: A Contractarian Strategy for Resolving Human Rights Conflicts (Eugene Rice)pp. 1-15

2. Ethical Reflections Concerning Ultrasound Screening During the First Trimester of Pregnancy (Berit Støre Brinchmann)pp. 17-28

3. Human Rights and Psychology Ethics Codes in Argentina (Andrea Ferrero)pp. 29-35

4. Leadership and the Sense of Cooperation Within Business Corporations: How the 19th and 20th Century Literature (Dostoïevsky, Proust and Woolf ) can be Helpful? (Michel Dion)pp. 37-50

5. Organizational Ethics and Organizational Outcomes: A Structural Equation Model Analysis (Hian Chye Koh and El’fred Hian Yong Boo) pp. 51-67

6. The Badness of Discrimination (Kasper Lippert-Rasmussen)pp. 69-88

7. Codes of Ethics for Persons in Marketing and Selling: What to Do and What Not To Do (Edward J. O’Boyle and Lyndon E. Dawson Jr.)pp. 89-110

8. Relativism and Situationalism: An Empirical Investigation of Ethical Decision Making (Chiquan Guo and John Fraedrich)pp. 111-127

Volume 5 Issue 3-4 (International Journal of Ethics) $100.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 5 Issue 3-4
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 5 Issue 3-4
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 5 Issue 3-4
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/IJoE-5-3-4-wbcvr.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/IJoE-5-3-4-wbcvr.jpg” border=”0″ alt=”Volume 5 Issue 3-4″ title=” Volume 5 Issue 3-4 ” width=”129″ height=”197″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

1. Intersections of Ethics and Epistemology in Recent Analytic Philosophy (Daniel Haggerty) pp. 137-170

2. Adolescents Roles in Science, Technology and Ethics (A.L. Bhatia) pp. 171-178

3. Biomedical Ethics: A Utilitarian Perspective (Kevin R. Smith) pp. 179-196

4. Priority Setting Methods for Health Care Decision-Makers (Stuart Peacock, Craig Mitton, Cam Donaldson and Angela Bate) pp. 197-212

5. Setting the Record Straight: Papua New Guinean Responses to Mining Companies and Their Operations in the 21st Century (Benedict Y. Imbun) pp. 213-225

Volume 6 Issue 1 (International Journal of Ethics) $60.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 6 Issue 1
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 6 Issue 1
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 6 Issue 1
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/IJoE_6_1.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/IJoE_6_1.jpg” border=”0″ alt=”Volume 6 Issue 1″ title=” Volume 6 Issue 1 ” width=”133″ height=”196″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

Preface
Mark Evans pp. 1-2

1. A Principled Pluralism? A Constructive Account of ‘Thin Universalism’ (James Beard) pp. 3-20

2. Justice and Judgment Without Hindsight: The Failed Justification of the Iraq War (Christine Stender) pp. 21-52

3. Aristotle, The Army and Abu Ghraib: Torture and the Limits of Military Virtue Ethics (J. Joseph Miller) pp. 53-64

4. When The Guns Fall Silent: Towards an Adequate Theory of Jus Post Bellum (Mark Evans and Christine Stender) pp. 65-86

5. The ‘Failed’ State: Morality, Ideology and Global Responsibility (Mark Evans) pp. 87-100

6. When Reason Sleeps: Citizenship, Terrorism and War
(Nazeer Patel) pp. 101-116

7. Long Kesh Prison Resistance: Its Influence on the Irish Peace Process (Claire Delisle) pp. 117-128

Volume 6 Issue 2-3 (International Journal of Ethics) $120.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 6 Issue 2-3
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 6 Issue 2-3
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 6 Issue 2-3
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/15254776_6_2-3.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/15254776_6_2-3.jpg” border=”0″ alt=”Volume 6 Issue 2-3″ title=” Volume 6 Issue 2-3 ” width=”135″ height=”193″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

EXPERT COMMENTARY

Bioethics Applied to the Study of Pancreatitis Using Animal Models
(Marcelo Gustavo Binker and Laura Iris Cosen-Binker) pp. 129-136

ORIGINAL ARTICLES

1. From “Never to Harm” to Harnessing Plague: A Paradigm Shift in Plague Ethics (Gregory W. Rutecki) pp. 137-156

2. Gender and Ethics in Qualitative Interviewing: Research Relationships in the Context of a Study of Infertility in Portugal
(Helena Machado and Susana Silva) pp. 157-170

3. Cognition, Consciousness and Business Ethics: The role of Implicit Social Cognition in Moral Management Behaviour
(Nicki Marquardt) pp. 171-194

4. Liberal Nationalism, Citizenship and Integration
(Sune Lægaard) pp. 195-214

5. A Decentered Theory of Governance (Mark Bevir) pp. 215-230

6. Guilt and Helping (Christian Miller) pp. 231-252

7. Ethics Practices among IT Professionals: An Empirical Assessment
(Alok Mishra) pp. 253-270

Volume 6 Issue 4 (International Journal of Ethics) $60.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 6 Issue 4
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 6 Issue 4
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 6 Issue 4
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/15354776_6_6_4.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/15354776_6_6_4.jpg” border=”0″ alt=”Volume 6 Issue 4″ title=” Volume 6 Issue 4 ” width=”133″ height=”193″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;

1. Adolescents Roles in Science, Technology and Ethics
(A.L. Bhatia) pp. 271-278

2. A Philosophical Perspective on the Labor/Trade Link in the System of Globalization: The Global Imperative to Rehumanize Commerce
(Richard J. Klonoski) pp. 279-300

3. Corruption in the Public and Private Organizations: Causes, Consequences and Remedies (Behrooz Kalantari) pp. 301 -314

4. Measuring Moral Sensitivity in Accounting Research
(Eric Gooden) pp. 315-336

5. The Rights of Future Generations in Environmental Ethics
(Carlo Petrini) pp. 337-350

6. The Risk-Related Approach to Assessment of Capacity to Consent to or Refuse Medical Treatment: A Critical Review
(Kyoko Wada and Abraham Rudnick) pp. 351-362

Volume 7 Issue 1 (International Journal of Ethics) $90.00
// <![CDATA[
//document.write(‘Volume 7 Issue 1
Click to enlarge
‘);
document.write(‘Volume 7 Issue 1
Click to enlarge
‘);
// ]]>Volume 7 Issue 1
Click to enlarge
&lt;a href=”https://www.novapublishers.com/catalog/images/15354776_7_7_1.jpg” target=”_blank”&gt;&lt;img src=”images/15354776_7_7_1.jpg” border=”0″ alt=”Volume 7 Issue 1″ title=” Volume 7 Issue 1 ” width=”135″ height=”193″&gt;&lt;br&gt;Click to enlarge&lt;/a&gt;
Please click on a Article below to purchase separately

Article 1 – Is Justice a Virtue?: Examining the Role of Justice Considerations in Micro-level Health Care Rationing pp. 1-8

Authors / Editors: Christina Dineen

Article 2 – A Step-by-Step Guide To Students: How To Avoid Plagiarism pp. 9-18

Authors / Editors: Rakesh Sharma

Article 3 – Is the Adoption of Farm Technology Gender Neutral? The Case of Fish Farming Technology in Morogoro Region, Tanzania pp. 19-42

Authors / Editors: Kitojo Wetengere

Article 4 – Wellbeing and Disadvantage: What do People Think? pp. 43-60

Authors / Editors: Gillian Brock

Article 5 – Ethical Disposition of Accounting and Business Management Students: A Comparison of US and Turkey pp. 61-83

Authors / Editors: Filiz Angay Kutluk and Ayten Ersoy


1. Collegiality of Journals and Self-Citations On Annual Bibliometric Scorings: A Study On Electrical and Electronic Engineering Journals
Jong Yong Abdiel Foo
2.Do Merger Restrictions Promote Economic Justice?


William Gissy,
3.Trend of Tainted Publications and Their Authors’ Publication Profile: A Review of Singapore Based on PubMed database


Jong Yong Abdiel Foo
4.From Bioethics To Biopolitics: Contemporary Issues and New Challenges In Women Health


Ughetta Vergari




Translate :

Jurnal Etika $ 340,00
Jurnal Etika
Klik untuk memperbesar

Jurnal Editor: Columbus, Frank Koordinator Editor

Jurnal Keterangan:
International Journal of Etika adalah jurnal wasit yang mencakup isu-isu dalam ruang lingkup teoritis dan diterapkan termasuk teori etika, serta moral, sosial, filsafat politik, dan hukum. Aplikasi meliputi: biologi dan kedokteran, bisnis, pendidikan, lingkungan, pemerintah, media massa, ilmu pengetahuan, pertanian dan produksi pangan, dan agama. IJoE subsumes International Journal of Politik dan Etika. Silahkan klik pada Volume – Masalah untuk membeli secara terpisah.
Volume 4 – Edisi 2
Ch 1 Manusia germline Modifikasi Genetik – Sebuah Perspektif Utilitarian bioetika (Kevin R. Smith, Universitas Abertay, Dundee)Ch 2 Janin dengan Neural Tube Defects: Isu Etis dan Keputusan di Tingkat, individu Kelembagaan, dan Masyarakat dan Beberapa Evaluasi dari Turki (Hanzade Dogan, Universitas Istanbul, Turki dan Serap Sahinogly, Universitas Ankara, Turki)Ch 3 Etika dalam Perawatan Antenatal Dilema (Tim Reynolds, Rumah Sakit Ratu, Inggris)Bab 4 Para keburukan Diskriminasi (Kasper Lippert-Rassmussen)Ch 5 Kode Etik untuk Orang di Pemasaran dan Penjualan: Apa yang Harus Dilakukan, Apa Tidak Untuk Dilakukan (Edward J. O’Boyle, dan Lyndon E. Dawson, Jr, Mayo Research Institute, Louisiana, Amerika Serikat)
Volume 4 Edisi 3 (International Journal of Etika) $ 50,00Volume 4 Edisi 3Klik untuk memperbesarCh 1 Kierkegaard Solusi untuk Masalah Tiga Metaethical (Susan Anderson) hlm 199-205

Ch 2 Etika Organisasi dan Hasil Organisasi: Sebuah Model Analisis Persamaan Struktural (Hian Chye Koh dan Yong Hian El’fred Boo) hlm 207-225
Ch 3 Hak Asasi Manusia dan Etika Psikologi Kode di Argentina (Andrea Ferrero) hlm 227-233
Bab 4 Peraturan ketidaksenonohan Broadcast: Latar Belakang dan Analisis Hukum(Angie A. Welborn dan Henry Cohen) hlm 235-259
Ch 5. Kepemimpinan dan Sense Kerjasama dalam Korporasi Bisnis: Bagaimana ke-19 dan abad ke-20 Sastra (Dostoïevsky, Proust, Woolf)
Volume 4 Edisi 4 (International Journal of Etika) $ 50,00Volume 4 Edisi 4Klik untuk memperbesar1. Kepemimpinan: Pengaruh Psikologis dan Aplikasi (Sandra Speedy, Debra Jackson dan Sally Borbasi) hlm 273-314
2. Anak Buruh dan Demokrasi sebagai Praktik Budaya (Richard J. Klonoski) hlm 315-337
3. Keterlibatan Kepemimpinan Politik dalam Resolusi Konflik (Yair Amichai-Hamburger, Jona M. Rosenfeld dan Barukh Ovadia) hlm 339-349
4. Universitas China Diploma: Dapatkah Gambar Internasional dapat Peningkatan?(Niu Qiang) hlm 351-376
5. Masalah Etis Dibesarkan oleh Perubahan Teknologi: Bagaimana Seharusnya Manajer Merespons? (William P. Cordeiro) hlm 377-389
6. Menyumbangkan Hidup: Refleksi Etis Lebih Donasi dan Pembayaran untuk Sperma, Telur dan Embrio (Kirsten Hansen dan Thomas Petersen Søbirk) hlm 391-401Volume 5 Issue 1-2 (International Journal of Etika) $ 100,00Volume 5 Issue 1-2Klik untuk memperbesar1. Universalisme: Sebuah Strategi Menyelesaikan Konflik kontraktarian untuk Hak Asasi Manusia (Eugene Beras) hlm 1-15
2. Refleksi Mengenai Etika Skrining USG Selama Trimester Pertama Kehamilan (Berit Store Brinchmann) hlm 17-28
3. Hak Asasi Manusia dan Etika Psikologi Kode di Argentina (Andrea Ferrero) hlm 29-35
4. Kepemimpinan dan Sense Kerjasama Dalam Korporasi Bisnis: Bagaimana Sastra Abad 19 dan 20 (Dostoïevsky, Proust dan Woolf) dapat berguna? (Michel Dion) hlm 37-50
5. Etika Organisasi dan Hasil Organisasi: Sebuah Model Analisis Persamaan Struktural (Hian Chye Koh dan Yong Hian El’fred Boo) hlm 51-67
6. Para keburukan Diskriminasi (Kasper Lippert-Rasmussen) hlm 69-88
7. Kode Etik untuk Orang di Pemasaran dan Penjualan: Apa yang Harus Dilakukan dan Apa Tidak Untuk Dilakukan (Edward J. O’Boyle dan Lyndon E. Dawson Jr) hlm 89-110
8. Relativisme dan Situationalism: Sebuah Investigasi Empiris Pengambilan Keputusan Etis (Chiquan Guo dan Yohanes Fraedrich) hlm 111-127Volume 5 Issue 1-2 (International Journal of Etika) $ 100,00Volume 5 Issue 1-2Klik untuk memperbesar1. Universalisme: Sebuah Strategi Menyelesaikan Konflik kontraktarian untuk Hak Asasi Manusia (Eugene Beras) hlm 1-15
2. Refleksi Mengenai Etika Skrining USG Selama Trimester Pertama Kehamilan (Berit Store Brinchmann) hlm 17-28
3. Hak Asasi Manusia dan Etika Psikologi Kode di Argentina (Andrea Ferrero) hlm 29-35
4. Kepemimpinan dan Sense Kerjasama Dalam Korporasi Bisnis: Bagaimana Sastra Abad 19 dan 20 (Dostoïevsky, Proust dan Woolf) dapat berguna? (Michel Dion) hlm 37-50
5. Etika Organisasi dan Hasil Organisasi: Sebuah Model Analisis Persamaan Struktural (Hian Chye Koh dan Yong Hian El’fred Boo) hlm 51-67
6. Para keburukan Diskriminasi (Kasper Lippert-Rasmussen) hlm 69-88
7. Kode Etik untuk Orang di Pemasaran dan Penjualan: Apa yang Harus Dilakukan dan Apa Tidak Untuk Dilakukan (Edward J. O’Boyle dan Lyndon E. Dawson Jr) hlm 89-110
8. Relativisme dan Situationalism: Sebuah Investigasi Empiris Pengambilan Keputusan Etis (Chiquan Guo dan Yohanes Fraedrich) hlm 111-127Volume Edisi 5 3-4 (International Journal of Etika) $ 100,00Volume Edisi 03-04 MeiKlik untuk memperbesar1. Persimpangan Etika dan Epistemologi dalam Filsafat Analitik terbaru (Daniel Haggerty) hlm 137-170
2. Peran Remaja dalam Sains, Teknologi dan Etika (AL Bhatia) hlm 171-178
3. Etika Biomedis: Sebuah Perspektif pp (Kevin R. Smith) Utilitarian 179-196
4. Prioritas Menetapkan Metode untuk Perawatan Kesehatan Pembuat Keputusan (Stuart Merak, Craig Mitton, Cam Donaldson dan Angela Bate) hlm 197-212
5. Catat pengaturan Lurus: Papua Nugini Tanggapan untuk Perusahaan Pertambangan dan Operasi mereka di abad ke-21 (Benediktus Y. Imbun) hlm 213-225Volume 6 Edisi 1 (International Journal of Etika) $ 60,00Volume 6 Edisi 1Klik untuk memperbesarKata pengantarMark Evans hlm 1-2
1. Sebuah Pluralisme berprinsip? Account Konstruktif dari ‘Universalisme Tipis’ (James Beard) hlm 3-20
2. Keadilan dan Penghakiman Tanpa Belakang: The Pembenaran Gagal Perang Irak (Christine Stender) hlm 21-52
3. Aristoteles, Tentara dan Abu Ghraib: Penyiksaan dan Batas Etik Kebajikan Militer (J. Joseph Miller) hlm 53-64
4. Ketika The Senjata Kejatuhan Diam: Menuju Teori yang memadai Pos Jus Bellum (Mark Evans dan Christine Stender) hlm 65-86
5. The ‘Gagal’ Negara: Moralitas, Ideologi dan Tanggung Jawab Global (Mark Evans) hlm 87-100
6. Ketika Alasan Tidur: Kewarganegaraan, Terorisme dan Perang(Nazeer Patel) hlm 101-116
7. Panjang Kesh Penjara Perlawanan: Pengaruh Terhadap Proses Perdamaian Irlandia (Claire Delisle) hlm 117-128Volume 6 Edisi 2-3 (International Journal of Etika) $ 120,00Volume 6 Edisi 2-3Klik untuk memperbesarKOMENTAR AHLI
Bioetika Terapan untuk Studi Pankreatitis Menggunakan Model Hewan(Marcelo Gustavo Binker dan Laura Iris Cosen-Binker) hlm 129-136
ARTIKEL ORIGINAL
1. Dari “Tidak pernah Harm” untuk Plague Memanfaatkan: Pergeseran Paradigma Wabah (Gregory W Rutecki) hlm 137-156 Etika
2. Gender dan Etika dalam Wawancara Kualitatif: Penelitian Hubungan dalam Konteks dari Studi Infertilitas di Portugal(Helena Machado dan Susana Silva) hlm 157-170
3. Kognisi, Kesadaran dan Etika Bisnis: Peran Kognisi Sosial implisit dalam Manajemen Perilaku Moral(Iwan Marquardt) hlm 171-194
4. Nasionalisme liberal, Kewarganegaraan dan Integrasi(Sune Lægaard) hlm 195-214
5. Sebuah Teori Decentered Pemerintahan (Markus Bevir) hlm 215-230
6. Rasa bersalah dan Membantu (Kristen Miller) hlm 231-252
7. Etika Praktik antara Profesional TI: Sebuah Kajian Empiris(Alok Mishra) hlm 253-270Volume 6 Edisi 4 (International Journal of Etika) $ 60,00Volume 6 Edisi 4Klik untuk memperbesar1. Peran Remaja dalam Sains, Teknologi dan Etika(A. L. Bhatia) hlm 271-278
2. Perspektif filosofis pada Link Buruh / Perdagangan dalam Sistem Globalisasi: The Imperatif Global untuk Rehumanize Perdagangan(Richard J. Klonoski) hlm 279-300
3. Korupsi di Organisasi Publik dan Swasta: Penyebab, Konsekuensi dan remedies (Behrooz Kalantari) hlm 301 -314
4. Mengukur Sensitivitas moral dalam Penelitian Akuntansi(Eric Gooden) hlm 315-336
5. Hak Generasi Mendatang dalam Etika Lingkungan(Carlo Petrini) hlm 337-350
6. Pendekatan Risiko-Terkait Penilaian Kapasitas Persetujuan atau Menolak Pengobatan: Sebuah Tinjauan Kritis(Kyoko Wada dan Ibrahim Rudnick) hlm 351-362Volume 7 Edisi 1 (International Journal of Etika) $ 90,00Volume 7 Edisi 1Klik untuk memperbesarSilahkan klik pada Pasal bawah untuk membeli secara terpisah
Pasal 1 – Apakah Kebajikan suatu Keadilan: Meneliti Peran Pertimbangan Keadilan di tingkat mikro Health Care Rationing hlm 1-8?Penulis / Editor: Christina Dineen
Pasal 2 – Panduan Langkah-Langkah Untuk Siswa: Cara Hindari Plagiarisme hlm 9-18Penulis / Editor: Rakesh Sharma
Pasal 3 – Apakah Adopsi Teknologi Pertanian Gender Netral? Kasus Teknologi Budidaya Ikan di Daerah Morogoro, Tanzania hlm 19-42Penulis / Editor: Kitojo Wetengere
Pasal 4 – Kesejahteraan dan Kerugian: Apa yang Orang Pikirkan? hlm 43-60Penulis / Editor: Gillian Brock
Pasal 5 – Disposisi Etis Mahasiswa Akuntansi Manajemen dan Bisnis: Sebuah Perbandingan AS dan Turki hlm 61-83Penulis / Editor: Filiz Angay Kutluk dan Ayten Ersoy
1. Kolegialitas Jurnal dan Self-Kutipan Pada Scorings bibliometrik Tahunan: Sebuah Studi Pada Jurnal Teknik Elektro dan ElektronikaJong Yong Foo Abdiel
Pembatasan Penggabungan 2.Do Promosikan Keadilan Ekonomi?William Gissy,
3.Trend Publikasi Tainted dan Publikasi Profil Penulis mereka ‘: Sebuah Tinjauan Singapura Berdasarkan PubMed database yangJong Yong Foo Abdiel
4.From Bioetika Untuk Biopolitics: Isu Kontemporer dan Tantangan Baru Dalam Kesehatan Wanita